[] Bilik Menulisku: Berkenalan dengan MUDRA

Kamis, 06 Juli 2017

Berkenalan dengan MUDRA



Tahukah bila sudah digariskanNya bahwa "Bersama kesulitan itu ada kemudahan"? Saya selalu terkesan dengan kalimat itu. Mamalah yang pertama kali 'membekali' saya itu, saat pertama kali merantau dulu. "Sering-sering dibaca, terutama kalau sedang merasa sedih.", pesannya, sementara Papa hanya tersenyum sambil memegang kepala saya, memberikan berkatnya. 

'Duo dynamic' Kesulitan dan Kemudahan selalu bersama, walaupun tentu saja tidak bisa dilihat pada saat yang bersamaan, karena satu selalu menutupi yang lainnya. Hanya keyakinan, yang membuat kita senantiasa menyadari keberadaan sisi yang satunya. 
Satu bentuk duo dynamic yang Tuhan berikan pada kita adalah: rasa sakit dan penawarnya. Setiap penyakit, ada obatnya. Jika tidak ada, maka semasa bumi masih berotasi dan berevolusi, hanya masalah waktu saja sebelum manusia bisa menemukannya.

Kakak sepupu saya, yang minta disebut sebagai 'Turangga Aji', baru-baru ini memberi tahu sebuah penawar rasa sakit. 

Penawar bagi segala sakit, mulai dari yang ringan hingga berat, sudah disediakan pada tubuh. Namanya MUDRA.

Terus terang, pengetahuan saya tentang Mudra masih sedikit. Sesedikit pengalaman saya dalam mengaplikasikannya. Tapi, bersama sang Kakak, saya merasa ada dorongan tersendiri untuk berbagi. Jadi, mohon maaf sebelumnya atas segala kekurangan saya dalam menuliskannya, yaa.. Dengan izin Tuhan semesta alam, tulisan ini ada untuk menjadi sekadar pengetahuan. Mudah-mudahan bermanfaat :) 

Berkenalan dengan Mudra.

Dari yang saya bicarakan dengan kakak Turangga Aji dan beberapa sumber yang saya baca, saya memilih untuk mendeskripsikan Mudra seperti ini;

Mudra adalah sikap-sikap tubuh yang mengarahkan pergerakan energi, dan memberikan efek sinyal-sinyal tertentu pada otak. 

Mudra berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya segel, atau gerak-isyarat (dalam bahasa Inggris; seal, mark, or gesture). Kebanyakan dari Mudra dilakukan dengan tangan (Hasta Mudra). Walau dengan kesadaran penuh, kami tahu bahwa ada saudara-saudara yang punya ketidakmampuan mengaplikasikan Mudra dengan tangan. Jika demikian, gerak-isyarat menggunakan bagian tubuh lain juga memiliki manfaat sama. Tuhan Maha Besar dan Adil, bukan?

Mengaplikasikan Mudra akan berarti mengunci pergerakan energi sesuai dengan posisi-posisi jemarinya. Gerak-isyarat tersebut juga memberikannya sinyal-sinyal rangsangan khusus pada otak. Menstimulasinya untuk bereaksi, merespon terhadap bagian-bagian tubuh tertentu, dengan tujuan untuk menyeimbangkan keadaan.




Keseimbangan ini terjadi karena pada jemari tangan terletak lima elemen tubuh yang saling melengkapi. Lima elemen yang semestinya ada dalam satu kesatuan harmoni. Mereka adalah;

1. Api (Agni), representasi dari suhu tubuh kita yang hangat, ada di ibu jari. 
2. Udara (Gyan), representasi dari oksigen dan karbondioksida yang kita hirup dari dan hembuskan ke udara, ada di jari telunjuk.
3. Ruang (Akaash), representasi dari ruang-ruang dalam tengkorak kita, ada di jari tengah. 
4. Tanah (Prithvi), representasi dari tubuh yang mengambil sari makanan dari tanah, juga karena kita berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah, ada di jari manis.
5. Air (Jala), representasi dari kadar air di tubuh yang mencapai 70%, ada di jari kelingking.


Bila elemen-elemen tersebut tidak harmonis, maka penyakit akan datang. Melakukan Mudra dengan tangan, dengan menyatukan elemen-elemen yang sedang mengalami penurunan fungsi, akan merestorasi keseimbangan. Arus-arus elektromagnetik akan menjalar sesuai dengan pose-pose yang dilakukan. Menjalankan perintah untuk membenarkan yang salah, menyembuhkan yang sakit.

Menurut Advait dalam bukunya, "Mudras for Memory Improvement: 25 Simple Hand Gestures for Ultimate Memory Improvement (Mudra Healing Book 10)"

"When the fingers are brought together in a specific pattern and are touched to each other, or slightly pressed against each other, the formation is called as a 'Mudra'"

Seperti halnya Yoga, Mudra banyak dipraktekkan di India. Bersama dengan Yoga, beberapa teknik pemijatan, juga ramuan-ramuan tradisional Ayurveda, Mudra adalah salah satu cara pengobatan alami. 

Menurut Rajendra Menen dalam bukunya 'The Healing Power of Mudras, The Yoga of The Hands",

"Seperti beberapa sistem penyembuhan lain yang berasal dari lipatan waktu, Mudra belum dikenal dalam penelitian ilmiah. Tidak ada dokumentasi, hanya kesaksian-kesaksian lisan tentang kemanjurannya yang beredar, dan itulah sebabnya kegunaan Mudra masih hidup dan ada di antara kita."
 ~diterjemahkan seadanya dari bahasa Inggris.

Walau demikian, masih menurut Rajendra, Yoga, Ayurveda, dan Mudra sudah mulai memasuki peradaban barat. Hanya tinggal menunggu waktu, sebelum Mudra datang dengan berbagai modifikasinya. 

Mengaplikasikan Mudra.

Mudra dapat dilakukan dengan cara sangat sederhana. Duduk dengan rileks, lalu membuat formasi dengan jemari. Mudra bisa dilakukan pada kapan dan di mana saja, walau sebaiknya dilakukan sambil bermeditasi, dengan posisi duduk bersila. 


Lakukan Mudra dengan tenang, dengan napas teratur dan pikiran ringan tidak kemana-mana. Dalam ketenangan, energi dapat mengalir sempurna. Formasi jemari akan mengirimkan sinyal tertentu pada otak, tanpa terganggu. Di sini, menurut saya, pengobatan itu bekerja.




Mengenal Mudra mengingatkan saya pada kisah kesembuhan ibu Titiek Puspa, sang legenda dalam musik Indonesia. Beliau bercerita bisa sembuh dari kanker stadium tinggi hanya dalam tiga belas hari setelah melakukan meditasi. "Lima jam setiap hari!", demikian jelasnya. 

Saya semakin yakin, bahwa Tuhan amat sangat menyayangi hambaNya dengan menurunkan berbagai kemudahan, dalam setiap kesulitan. Beragam jenis penyakit, ada dengan penawarnya dalam tubuh kita. Penawar yang bisa dilakukan dengan mudah dan tanpa biaya. Siapa saja yang masih sehat, tentu bisa mengaplikasikannya untuk senantiasa menjaga kesehatan. Dan sesiapa yang sedang sakit, semoga sharing tentang Mudra ini bermanfaat sebagai ikhtiar untuk self healing

Oya, konon, ada ratusan formasi Mudra. Saya sendiri masih melakukan satu formasi dalam rangka mengobati asma, doakan berhasil, ya! Dengan izin Tuhan, saya akan berbagi lagi tentang posisi-posisi Mudra lainnya, berikut dengan efek dan manfaatnya bagi kesehatan dan pengobatan. Kalau mau ikut belajar Mudra untuk self healing yang sederhana ini, nantikan tulisan saya tentang formasi-formasi Mudra yang berikutnya, ya! 

Mudra heals, with simple and free methods. It can be done anytime, anywhere, in any comfortable position, for any comfortable period of time. 

Untuk membaca berbagai Pose Mudra untuk Kesehatan, sila kunjungi halaman berikut:

"Mudra, a simple, easy, and free way of self healing"
Semoga bermanfaat!

post signature

Disclaimer: Mudra adalah sebuah bentuk pengobatan alami diri sendiri yang bisa menyembuhkan, tanpa efek samping. Tapi tentu saja, setiap manusia harus berikhtiar dalam sakitnya dengan menemui ahli-ahli medis. Bila diaplikasikan, Mudra akan seiring sejalan dengan pengobatan medis yang sedang dilakukan.

31 komentar:

  1. baru tahu kalau namanya mudra, kenapa kalau dilakuin sendiri itu kadang susah. harus di contohin dulu padahal sebenarnya gampang yaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini mudah bangeet.. Tapi manfaatnya besar :)

      Hapus
  2. Salam kenal Teh Ayu, ulasannya menarik sekali, saya baru tau apa itu Mudra, tfs ya

    BalasHapus
  3. Saya baru tau tentang Mudra ini teh, dan ternyata begitu keren ya manfaatnya untuk tubuh

    BalasHapus
  4. Noted teh, baru tau tentang mudra. Simple tapi manfaatnya banyak :D

    BalasHapus
  5. Wah menarik, saya sering baca2 soal ayurveda sama yoga, tapi kalau mudra yg berkaitan dengan jemari baru kali ini.

    BalasHapus
  6. baca selintas ku pikir tadi madura XD
    baru denger juga istilah mudra

    BalasHapus
  7. Teh, ini postingannya bermanfaat banget.
    Saya bookmark 😍😍😍

    BalasHapus
  8. Aku tunggu tulisan teteh tentang Mudra lainnya. Ada yang bisa buat ninggin badan? hehehe becanda ding. Aku kadang suka merasa sesak nih, Teh. Ga asma sih, cuma nafasku kayak pendek gitu. Udah mah ga pernah olahraga juga hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihii.... siap teh, makasiy udah mampir ^^

      Hapus
  9. baru dengar dan baru tahu. mudra. bener2 baru dengar.

    BalasHapus
  10. Sejalan dengan teknik meditasi klinis ala psikolog yang pernah Fenny ikuti, bisa ini diaplikasikan sebelum tidur

    BalasHapus
  11. aku baca postingan mudra untuk kepercayaan diri dan berakhir disini, ternyata ada yang seperti ini ya mba. takjub aku. aku baca baca juga tentang yoga dan dan mulai memperdalam ayurveda, tapi murda baru kali ini aku tau. makasi sharingnya ya mba :D

    BalasHapus
  12. ooo...itu mudra y ambak namanya. aku tuh dari postingan mbk yang lain, ada kata-kata mudranya, jadi bingung kan ya. terus ke sini.

    BalasHapus
  13. Definitely harus nyoba nih! Akhirnya ngubek-ngubek juga bilik ini. Thanks for writing about Mudra Yu.

    BalasHapus
  14. Harus disebarkan ini mbak. Ijin ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan, mbak. Terima kasih, semoga bermanfaat :)

      Hapus
  15. Sampai tulisan ini setelah baca beberapa tulisan mbak yang lain tentang Mudra. Aku copy ya mbak. Untuk dibaca nanti. Terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
  16. mudra ini semacam yoga ya? saya baru dengar sekarang. he

    BalasHapus